If I Only Had Time

Setiap kali pulang dari rumah duka, kita selalu diajak untuk merenung lebih dalam tentang kehidupan...

Dalam 2 bulan terakhir, saya kehilangan 2 teman yang meninggal dunia karena suatu penyakit.
Yang satu berusia 55 tahun. Yang lainnya baru berusia 40an tahun.

Tiga bulan sebelumnya, keduanya masih tampak sehat walafiat dan masih olahraga dan ngopi bersama.
Tiba-tiba terkena serangan jantung atau ada juga yang divonis dokter menderita suatu penyakit hingga kemudian mendahului kita..
Jarak saat vonis dijatuhkan hingga ajal datang menjemput, waktunya tidak sampai setahun.


Di rumah duka, kita pasti akan disadarkan, bahwa dunia ini adalah sebuah terminal, di mana kita semua sedang duduk. Kita semua sedang menunggu giliran......
Ketika nama kita dipanggil, kita mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap, harus berangkat.

Suatu penyakit, serangan jantung atau penyakit lainnya, termasuk juga kecelakaan atau bencana alam, hanyalah sebuah sarana.
Lucunya, kita semua tahu tentang kebenaran ini tapi kita tidak pernah sungguh-sungguh menyadarinya.
Kita kadang menganggap akan hidup lama di dunia ini atau juga, seperti kata seorang sahabat saya : Kita berpikir kematian itu hanya milik orang lain......

Di tengah-tengah waktu yang berlari dengan sangat cepat, kehidupan kita, anda dan saya sedang melaju dengan pasti menuju titik akhir.
Kita bahkan tidak tahu sama sekali titik akhir itu ada di mana.

Mungkin ia berjarak 30 tahun, 20 tahun, 10 tahun atau jangan-jangan hanya hitungan hari. Siapa yang bisa tahu?


Tidak ada satu manusia pun yang bisa mengandalkan kesehatan, kekuatan dan kekayaannya untuk menangguhkan kematiannya....


Saya tidak tahu anda berusia berapa..

Tapi, jika saat ini ada yg berusia 20-an tahun dan anda tengah mengagungkan kemudaan anda, percayalah, anda sedang ada di dalam mimpi..

Saat Anda tersadar, tentang fananya dunia kehidupan ini. Anda akan melihat rambut Anda mulai menipis, memutih dan pasti menua di dalam proses kehidupan ..

Ya kenyataan yang tidak bisa dibantah adalah kita semua, seberapa banyaknya pun harta atau tinggi ilmunya, pengetahuan kita, kita semua setiap hari akan bertambah tua.

Menua setiap hari adalah kodrat kita sebagai manusia.


Tidak ada yang sama antara kemarin, hari ini, dan besok. Bukan hanya tubuh kita, tapi juga semua benda yang ada di sekeliling kita.

Semua barang kita: rumah, televisi, jam tangan, lemari, pakaian, mobil, sepedamotor, semuanya sedang berada dalam proses penuaan. Kita tidak melihat apapun, tetapi kemerosotan sedang terjadi di dalam barang-barang tersebut.

Begitu juga dengan tubuh kita.... Tidak ada yang abadi di dunia ini.


Lalu, jika kemerosotan secara fisik setiap saat berproses dalam diri kita, dan kematian hanya soal waktu, apakah kita akan menjalani kehidupan ini dengan ratapan dan tangisan?

Kita memang tidak bisa melawan proses penuaan tubuh kita, namun kita bisa melawan kemerosotan dari sesuatu yang justru menghidupi tubuh kita, yakni batin kita.
Jika tubuh kita berubah menjadi tua dan lemah setiap hari, mengapa kita tidak mengubah batin kita menjadi lebih baik dan lebih baik setiap hari?

Tidak ada yang tetap sama dalam kehidupan ini. Begitu juga dengan pola pikir dan paradigma kita.
Sementara tubuh kita mengalami kemerosotan, kita memperbaharui cara berpikir, hati kita -dari hari ke hari.

Memahami sungguh-sungguh bahwa kehidupan ini hanya sangat sementara dan karena itu waktu yang tersisa amatlah bernilai, akan membuat kita benar-benar menghargai kehidupan ini.

'Tidak ada yang lebih baik dalam kehidupan ini, selain setiap hari terus belajar untuk mengisi kehidupan ini dengan hal-hal yang baik, mencintai dengan lebih baik, mengerti orang lain dengan lebih baik dan berpikir yang bijaksana, mengampuni dengan lebih baik, membantu orang lain dengan lebih baik, dan dengan itulah kematian akan menganugerahkan kehidupan yang jauh lebih baik buat kita'


So much to do
If I Only Had Time

Unwanted Colosal Story - Review - Free Download


Pergi dan katakanlah pada para malaikat penjaga Surga, yang telah mengutusmu, supaya kamu memohonkan bagi mereka, “Kamulah yang harus mengajukan permohonan bagi manusia dan bukan manusia bagi kamu. Mengapa kamu meninggalkan tempat tinggi yang Kudus dan Kekal di Surga dan tidur dengan perempuan dan mencemarkan dirimu dengan anak-anak perempuan manusia dan mengambil istri bagimu sendiri, bertindak seperti anak-anak manusia di bumi dan memperanakkan para raksasa? 
Sementara kamu adalah roh, kudus, memiliki hidup yang kekal, kamu mencemarkan dirimu dengan perempuan dan memperanakkan anak-anak darah dan daging dan mengejar nafsu akan anak-anak manusia dan telah menghasilkan daging dan darah sebagaimana manusia yang akan mati dan hancur.  Oleh karena itulah Aku telah memberikan kepada mereka para istri supaya dapat mengandung dan melahirkan anak-anak bagi mereka, seperti yang terjadi di bumi. 
Kamu tadinya roh, menjalani hidup yang kekal tanpa kematian sepanjang seluruh generasi.  Oleh karena itu Aku tidak menetapkan bagimu istri-istri karena makhluk rohani bertempat kediaman di Surga. Dan sekarang para raksasa, yang telah diperanakkan dari roh dan daging, akan disebut roh-roh jahat di bumi dan tempat tinggal mereka akan ada di atas bumi. 
Roh-roh jahat akan keluar dari tubuh mereka karena mereka diciptakan dari atas, awal mula mereka berasal dari malaikat penjaga kudus, mereka akan menjadi roh-roh jahat diatas bumi dan akan disebut roh-roh jahat.  Tapi roh-roh yang ada di Surga memiliki tempat kediaman di Surga dan roh-roh yang ada di bumi, yang lahir di bumi, memiliki tempat kediaman di bumi. 
Dan roh-roh para raksasa akan menindas, menyerang, menghancurkan, berperang dan menyebabkan kerusakan di bumi dan melakukan kejahatan. Mereka tidak memakan apapun, tidak pula mereka menjadi haus dan mereka akan tidak kelihatan. Dan roh-roh ini akan bangkit melawan anak-anak manusia dan melawan perempuan karena dari pada merekalah roh-roh ini berasal. Pada hari-hari pembunuhan dan penghancuran.
Dan mengenai kematian para raksasa, ketika roh keluar dari tubuh mereka, daging mereka akan busuk tanpa penghakiman, demikian mereka akan dihancurkan sampai Hari Penghakiman Besaratas seluruh bumi telah genap atas para malaikat penjaga dan orang-orang fasik.
Dan sekarang bagi para malaikat penjaga yang telah mengutusmu untuk memohon bagi mereka, yang sebelumnya berada di Surga, katakanlah, “Kamu telah berada di Surga dan belum semua rahasia disingkapkan kepadamu dan kamu mengetahui hal-hal rahasia yang tidak berarti dan dalam kekerasan hatimu telah kamu perkenalkan kepada para perempuan dan melalui pengetahuan ini, perempuan dan laki-laki melakukan banyak kejahatan di bumi.” Katakanlah kepada mereka, Kamu tidak akan memiliki damai sejahtera!”



Mendengar Suara Tuhan

Saudara-saudari yang terkasih, dalam hidup ini banyak sekali probema suka dan duka. Apa yang harus kita lakukan jika masalah, penderitaan hidup datang pada kita? Tuhanpun mengijinkan itu terjadi. Dengarlah Suara Tuhan dalam hidup kita & Percayalah Hanya padaNya.. Hanya Dia yang dapat menolong kita. 


Ketika kita harus mengambil keputusan
Setiap orang harus mengambil keputusan dalam hidupnya. Banyak orang mengalami kesusahan & kegagalan, bukan karena dia bodoh tetapi katena ia salah mengambil keputusan. Itulah sebabnya kita harus belajar berdoa terlebih dahulu dan mendengarkan Suara Tuhan sebelum mengambil keputusan dalam segala hal.

Ketika kita sedang diliputi kemarahan dan kekecewaaan
Ketika kita sedang kecewa dan marah, berhati-hatilah ini adalah celah pintu iblis untuk masuk dan menguasai hidup kita. Dan itulah suara-suara kedagingan yang menuntun kita, tidak sedikit orang mengambil jalan pintas karena mendengar suara-suara kedagingan tersebut.
Itulah sebabnya sebagai umat Tuhan selalu disarankan untuk maafkan dan ikhlaskan, supaya hati tidak tumbuh kecewa-marah-dendam --> dosa, celah terbuka untuk iblis. Ketika kita sedang kecewa dan marah, Buka pintu hati kita & Biarlah Suara Tuhan berbicara dalam hati dan sanubari kita, Suara Tuhan akan membawa Kedamaian di jiwa kita.

Ketika kita sedang gagal dan jatuh
Ketika kita sedang tidak berdaya & tidak punya apa-apa, suara hati negatif biasanya akan timbul. Tetapi serahkanlah pada Tuhan, doa dan Dengarlah Suara Tuhan. Tuhan tidak pernah sekalipun meninggalkan kita sejak lahir sampai kembali ketanah. Suara Tuhan selalu membantu kita melewati perjalanan hidup kita.

Ketika kita mau mencapai impian dan sukses
Ketika kita mau berjuang mencapai impian, berdoa dan dengarlah suara Suara Tuhan, Dia akan menuntun kita, mengajari kita untuk berhasil. Segala sesuatu tuntunan Tuhan tidak akan pernah gagal. 
Dan saat sukses dan berhasil, janganlah lupa dan janganlah menomorduakan Tuhan. Tetaplah menomorsatukan Tuhan kita, Dengarlah Suara Tuhan selalu. Karena banyak sekali orang bahkan seorang Daud, seorang nabi besar dalam alkitab, pernah jatuh dalam dosa saat di puncak kesuksesan. Ingatlah Dengarlah Suara Tuhan, ikuti tuntunannya, benar salah tidak masalah, Tuhan akan selalu mengajari kita sampai kita layak menghadapNya suatu saat nanti.


Thanks for sharing ibu Austin Gavriel Fresnaniohy Manuhuwa





Beberapa Ayat Firman Tuhan & Quote's (1)

Inilah beberap clip Firman Tuhan & quote's yang mungkin dapat membantu kita belajar :)








Tuhan Melhat hati

Sadar Diri

Beres-beres hati, jangan ada kepaitan

Koreksi diri

Semua Orang Berdosa

Respon kita menentukan hidup kita

3 pertanyaan 



Apakah Pelayanan kita sudah seperti yang Tuhan Inginkan?

Menyucap Syukurlah Dalam Segala hal

Rendah Hati

Keputusan

Jiwa Melayani


Tuhan Yesus Lahir Untuk Menggenapi Hukum Taurat, Bukan Meniadakan

Efesus 2:15 pararel dgn Kolose 2:16,17. Nah..Apa maksud ayat-ayat ini? Mari kita baca lagi ayat itu..
👇
Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera. Efesus 2:15



Kita paham sejatinya ada HUKUM YANG MASIH EKSIS TIDAK MASUK DALAM RADAR PEMBATALAN yakni..
👇
10 Hukum Allah..

Kalau seandainya 10 HUKUM ALLAH, sudah dipalangkan Yesus, berarti anda dan saya sudah bebas membunuh, atau mencuri, punya orang lain dan tidak lagi berdosa…
Tapi tentu saja tidak demikian? Jadi apabila saya membunuh, mencuri, punya orang lain tetap anda dan saya berdosa, anda perhatikan penjelasan berikut..
👇

Kita sama2 tahu bahwa yang disebut hukum taurat itu "bukan hanya" 10 hukum, tetapi yang disebut Hukum Taurat adalah:
1. 10 Hukum Allah (God’s Law/ Ten Commandments)
2. Hukum Upacara (berisi hukum upacara2 korban)
3. Hukum Sipil
Dan lain-lainnya(sudah dijelaskan diatas)


Nah dari semua ini, hukum taurat yang mana yang sudah dipalangkan Yesus saat Yesus mati? Ya, tentu hukum upacara. Mengapa Hukum Upacara?
👇
Karena Hukum Upacara inilah yang melambangkan kematian Yesus di salib sebagai anak domba.


Baca ayat ini
👇

Yohanes 1:29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.


Anda tahu saat Yesus mati, "lambang telah bertemu dengan yang dilambangkan..."
Jadi kembali kita sama2 mengingatkan, kalau kita baca suatu ayat di Alkitab tertulis tentang hukum taurat, anda sudah harus langsung terbuka pikiran bahwa hukum taurat ini mengarah kemana? Apakah berbicara mengenai 10 hukum Allah atau hukum upacara...

Sederhananya kalau berhubungan dengan korban, darah, keimamatan, maka ini adalah hukum upacara...

Dan Hukum Taurat - 10 Hukum Allah - adalah kekal
Sebaliknya Hukum Taurat - Hukum Upacara - adalah tidak kekal (karena sudah dipalangkan di kayu salib)


Dengan kata lain 10 Hukum Allah tidak dihapus Yesus.. 
10 hukum Allah bukan hanya untuk zaman perjanjian lama, sebab dalam kitab Yakobus yang sudah di zaman perjanjian baru, Yakobus menulis:

Yakobus 2:10 Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

ayat di kitab Yakobus ini berbicara mengenai 10 hukum Allah, mengapa? baca ayat selanjutnya di ayat 11

Yakobus 2:11 Sebab Ia yang mengatakan: "Jangan berzinah", Ia mengatakan juga: "Jangan membunuh". 

Jadi jika kamu tidak berzinah tetapi membunuh, maka kamu menjadi pelanggar hukum juga.

10 hukum Allah masih tetap berlaku, itu adalah hukum moral, itu adalah wujud kasih kita kepada Allah yaitu dengan menuruti 4 hukum pertama dan wujud kasih kita kepada sesama manusia yaitu dengan menuruti 6 hukum berikutnya.

Hukum Taurat yang dihapus Yesus adalah BUKAN 10 hukum Allah, tetapi hukum taurat yang membahas atau berisi semua hukum-hukum upacara bayangan yang semuanya hanya melambangkan Yesus sebagai korban yang mati di salib.


Upacara-upacara bayangan yang dilaksanakan yang berhubungan dengan domba, darah, dan semua makanan dan minuman ini, hari-hari raya, di dalamnya termasuk hari sabat bayangan yang semuanya itu hanya sebagai lambang atau wujud dari Yesus, semua itu sudah dihapus Yesus, sebagai gantinya adalah Tuhan meminta kita untuk merayakan perjamuan suci (Lukas 22:19,20; I Korintus 11:23-26) yang didahului dengan pembasuhan kaki (Yohanes 13:14,15,17) untuk mengingat dan memberitakan pengorbanan Yesus di salib yang sangat mulia ini.

Efesus 2:15 paralel dengan ayat di bawah ini:
Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus. Kolose 2:16,17


Perhatikan ayat 17: semua yang merupakan bayangan atau yang mewujudkan Yesus… 
apa saja yang merupakan lambang atau wujud atau bayangan dari Yesus?

Tentulah korban beserta hukum taurat yang mengatur semua peraturan-peraturan upacara-upacara korban penghapusan dosa… semua korban (domba, dan lain-lain) yang dipersembahkan adalah mewujudkan pengorbanan Yesus di salib… semua itu sudah dihapus Yesus...

Mari kita lihat lebih dahulu ayat-ayat berikut yang menyatakan siapa Yesus itu:
1. Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Yohanes 1:29
2. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi.  Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus. I Korintus 5:7
3.  Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. I Petrus 1:18,19

Nah..Mari kita bahas Kolose 2:16,17 diatas...
'Makanan minuman, hari raya, bulan baru'
Makanan minuman disini bukan masalah makanan/daging haram dan halal…
Makanan minuman disini adalah makanan minuman yang menyangkut dengan upacara-upacara korban penghapusan dosa yang sudah tidak perlu lagi…

Ingat!! Kuncinya di ayat 17 "Semua yang melambangkan Yesus", semua itu sudah tidak perlu lagi untuk dirayakan.

Makanan haram dan halal tidak ada hubungan dengan upacara-upacara bayangan (penghapusan dosa) yang melambangkan Yesus.
Sebagai contoh makanan dan minuman yang sudah dihapus Yesus ini, anda tahu pada zaman dulu kalau orang mempersembahkan korban, dagingnya juga dimakan.

Seperti contoh penyembelihan domba paskah pada hari raya paskah, masih perlukah kita rayakan paskah? tidak perlu lagi, kenapa? karena domba paskah adalah Yesus Kristus sendiri. kita lihat firman Tuhan melalui tulisan Rasul Paulus:

Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus. I Korintus 5:7

Yesuslah wujud dari domba paskah itu, kita sudah tidak perlu lagi rayakan paskah, semua hukum taurat yang membahas itu (bukan 10 hukum Allah) sudah dipalangkan di kayu salib, hukum upacara-upacara itu sudah tidak perlu lagi karena lambang telah bertemu dengan yang dilambangkan.
👆

Hal-hal seperti inilah yang dimaksudkan dalam Kolose 2:16,17 bahwa semua ini sudah tidak perlu lagi, jangan anda membiarkan orang menghukum anda tentang makanan minuman ini karena semua ini sudah digenapi dalam Yesus, wujudnya adalah Yesus.


Mari kita lihat contoh2 ayat tentang makanan minuman, hari raya, bulan baru, yang sudah dihapus Yesus:
"Ingatlah akan bulan Abib dan rayakanlah Paskah bagi TUHAN, Allahmu, sebab dalam bulan Abib itulah TUHAN, Allahmu, membawa engkau keluar dari Mesir pada waktu malam. Maka engkau harus menyembelih kambing domba dan lembu sapi sebagai korban Paskah bagi TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN untuk membuat nama-Nya diam di sana.

Engkau harus memasaknya dan memakannya di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu; kemudian paginya engkau harus pulang kembali ke kemahmu. Ulangan 16:1,2,7

Dagingnya harus dimakan mereka pada malam itu juga; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi beserta sayur pahit. Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN. Keluaran 12:8,11

Ini adalah contoh makanan minuman, hari raya, bulan baru, yang sudah tidak perlu lagi karena semua hukum upacara-upacara ini sudah berakhir di salib. kita sudah tidak perlu lagi rayakan paskah karena anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus. I Korintus 5:7

Sebagai ganti paskah ini adalah Tuhan meminta kita untuk merayakan perjamuan suci (Lukas 22:19,20; I Korintus 11:23-26) yang didahului dengan pembasuhan kaki (Yohanes 13:14,15,17) untuk mengingat dan memberitakan pengorbanan Yesus di salib yang sangat mulia ini.

Sekarang 'Hari Sabat' dalam ayat itu..
Hari sabat disini bukan sabat hari ketujuh…tidak akan nyambung, karena sabat hari ketujuh ini mengarah ke penciptaan dunia ini, bukan mengarah kepada upacara-upacara bayangan yang dihapus Yesus, sabat hari ketujuh mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah Pencipta dan kita adalah ciptaan dan ini termasuk dalam 10 hukum Allah, yang mana Yesus tidak menghapus 10 hukum Allah saat kematianNya di salib…

Hari sabat yang dihapus Yesus di salib adalah semua hari sabat bayangan yang dirayakan yang mana semuanya itu mengarah kepada Yesus sebagai korban, hari-hari sabat ini sudah tidak perlu lagi karena wujudnya adalah Yesus.

Contoh hari sabat yang hanya sebagai bayangan yang sudah dihapus Yesus adalah hari raya pendamaian (grafirat). Hari raya pendamaian atau dikenal dengan sebutan hari raya grafirat adalah upacara penghapusan dosa yang diperingati sekali setahun, hari itu haruslah menjadi hari sabat…artinya pada hari pendamaian ini orang harus berhenti bekerja, mari kita lihat ayatnya:
👇
Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu. Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN. Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. Imamat 16:29,30,31


'Selama-lamanya' disini maksudnya adalah sampai kepada kematian Yesus disalib menebus dosa manusia. Yesuslah korban, domba, darah yang sesungguhnya...

Contoh lain adalah sabat yobel, ini juga sudah tidak perlu lagi kita rayakan. Memang secara mata iman kita sedang menantikan yobel yang sesungguhnya pada saat kedatangan Yesus yang kedua kali yang akan benar-benar membebaskan kita dari belenggu dosa dunia ini, tetapi sabat yobel ini tidak perlu lagi kita rayakan karena ini melambangkan atau mengarah kepada Yesus sebagai Pelepas, Pembebas kita dari dosa yang sudah mati menebus kita di salib.

Semua makanan minuman, hari raya, bulan baru, hari sabat, yang mengarah kepada Yesus sebagai korban, domba, darah yang sesungguhnya, semua upacara-upacara bayangan ini sudah tidak perlu lagi untuk dirayakan karena wujudnya adalah Yesus.

Hari sabat hari ketujuh harus tetap dipelihara karena ini bukan mengarah kepada Yesus sebagai domba korban yang akan dihapus di salib, tetapi sabat hari ketujuh ini mengarah kepada peristiwa penciptaan dunia ini.

Karena Paulus sendiri mengatakan dalam buku Ibrani: Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: "Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya." Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Ibrani 4:4,9

Sabat hari ketujuh adalah kekal sampai di dalam kerajaan Sorga (Yesaya 66:22,23)

Sharing & Pembinaan Kristiani - Vecky Ibrahim

Apa Pohon Pengetahuan itu?


◆ Apakah Buah dari Pohon Pengetahuan itu beracun sehingga Allah melarang Adam & Hawa memakannya?


Pohon Pengetahuan ADALAH LAMBANG kedaulatan Allah sebagai Haknya untuk memerintah.



■ Mengapa Allah melarang Adam & Hawa untuk memakan buahnya?
Memakan Buahnya, sama seperti mencuri atau mengambil sesuatu yg bukan Hak mereka.


◇ Perhatikan CONTOH KAIN:

Baju yg kita kenakan terbuat dari Kain.
Bendera juga sama, terbuat dari Kain.

Baju kita, kita bakar, kita robek2 - tdk masalah.

Bendera kita, kita robek2, kita bakar - bisa dijerat hukum.

■ Mengapa demikian?
Bukankah keduanya sama2 terbuat dari kain?

Baju adalah milik kita, kita berhak melakukan apa saja yg kita suka.

Tapi Bendera, itu ADALAH SIMBOL KEDAULATAN NEGARA.
Membakar Bendera sama seperti kita melawan Kedaulatan Negara.

Jadi ada yg sepenuhnya HAK KITA, tapi ada yg menjadi HAK NEGARA, dan kita tdk boleh menyalahi aturan yg telah ditetapkan oleh Negara.


Demikian juga dgn Pohon Pengetahuan di Taman Eden, Buahnya bukan buah beracun.
Semua Buah dari ribuan pohon lain di Taman Eden diberikan ijin oleh Allah untuk dimakan, mau makan seberapa banyak itu terserah Adam dan Hawa, tapi, ada 1 Pohon yg menjadi HAK AĹLAH, sebagai lambang kedaulatanNya, yg Buahnya Allah larang dgn serius untuk dimakan, memakannya akan menyalahi aturan yg telah ditetapkan dan dihukum seperti yg dgn jelas Allah sampaikan:

Kejadian 2:16-17 (TB)
16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, JANGANLAH kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, PASTILAH ENGKAU MATI"


Jadi ada ATURAN YG JELAS dan Serius dan ADA SANKSI YANG JELAS bila mengambil yang bukan hak Manusia.


■ Mengapa Allah menaruh Pohon itu ditengah2 taman? Bukankah itu seperti menjebak manusia?

◇ Perhatikan CONTOH sebuah RUMAH:

Kita punya rumah yg sangat besar. Kita mengajak sahabat dan siapa saja boleh menginap dirumah kita kapan saja.

● Mau pakai kolam Renang? Bebas, silakan pakai sesukanya.

● Mau main bola? Bebas, silakan pakai lapangannya.

● Mau putar TV diruang tamu untuk nonton? Bebas, silakan nonton sesukanya.

● Mau gunakan Dapur dan kulkas? Silakan, bebas ada didapur, pakai semua.

● Mau tiduran? Bebas, diatas ada 10 kamar besar dan mewah, silakan gunakan.


Tapi maaf, hanya 1 permintaan saya sebagai Pemilik Rumah, ini ada 1 KAMAR SAYA, Kamar ini milik saya sepenuhnya, JANGAN dimasukin siapapun, itu hak mutlak buat saya.

■ Apakah si Tamu akan protes ke pemilik Rumah dan bilang: "Kenapa kamu larang saya masuk ke kamar itu? Tanggung! Sekalian saja kami pakai !!!"


■ Apakah Pemilik Rumah yang keterlaluan atau tamunya yang kelewatan?

Situasinya sama dgn Mengapa Allah menaruh Pohon Pengetahuan ditengah Taman Eden.
Itu merupakan Lambang Kedaulatannya, Lambang Haknya untuk memerintah.

Dan manusia harus tahu bahwa ketika manusia melihat pohon itu, mereka akan teringat bahwa manusia punya keterbatasan dan ada penguasa yg memiliki hak untuk memerintah dimana mrk bergantung sepenuhnya kepadaNya.


Timbul masalah lain,

■ Bagaimana bila ada Tamu yg menuduh bahwa Kamar itu tidak bisa dimasukin karena didalam Kamar itu, yang punya rumah simpan narkoba atau barang2 terlarang?

■ Apakah Pemilik Rumah akan marah? Bila itu dilakukan, Tamu2 lain malah akan curiga bahwa jangan2 tuduhannya itu benar.

Cara untuk menyelesaikannya adalah mengijinkan Tamu memeriksanya untuk membuktikan tuduhannya didepan Tamu2 yang lain.

Kalau baru berlangsung sebagian pemeriksaan lalu pemiliknya menghentikannya bilang "STOP memeriksa, cukup"

■ Apakah itu jalan keluar yang bijak?

Tamu yang menuduh malah akan curiga, jangan2 diplavon, diloteng, dikolong yang belum diperiksa, disana disimpan narkobanya.

Jadi butuh waktu, Tuan Rumah yang Bijak akan ijinkan sampai semua tempat sudah di periksa. Bila semua sudah selesai diperiksa dan ada tamunya minta waktu lagi.

■ Apakah Pemilik Rumah berhak untuk mengakhiri pemeriksaannya? Ya, dia berhak untuk mengakhiri karena semua tuduhan palsunya sudah tidak terjawab.

Demikian juga di Eden, ada SENGKETA KEDAULATAN di Eden yang terjadi yang mempertanyakan dan meragukan Hak Allah untuk memerintah.


Sengketa yang menuduh Allah berbohong serta menyimpan sesuatu rahasia dibalik larangan untuk memakan Buah Terlarang itu.

Tuduhan itu melibatkan Allah, Manusia dan iblis. Dan saat tuduhan itu dilontarkan, ada Milyaran Malaikat yang turut menyaksikannya.


Untuk MENJAWAB & MEMBUKTIKAN bahwa semua tuduhan itu palsu dan untuk membuktikan bahwa manusia bergantung sepenuhnya kepada Allah, maka Allah TIDAK LANGSUNG membinasakan pemberontak2 itu, tapi Ia membiarkan waktu berlalu, Ia membiarkan manusia mencoba memerintah diri sendiri tanpa bantuan dan bimbinganNya.


Ia membiarkan Kematian, Kejahatan dan Penderitaan terjadi untuk membuktikan bahwa semua tuduhan di Eden itu palsu dan manusia tidak bisa menjadi seperti Allah.


Jadi yang muncul setelah Adam diusir adalah PEMERINTAHAN SAINGAN yang dikendalikan oleh Iblis sebagai penguasanya (1 Yoh. 5:19)


6.000 tahun lebih sejak pemberontakan di Eden, Manusia mencoba segala bentuk Pemerintahan, tapi GAGAL mewujudkan kehidupan yg lebih baik dan Allah memang tidak mau membantu manusia bisa berhasil memerintah diri sendiri, "Menjadi seperti Allah" tanpa melalui bimbinganNya.


Ketika Waktu Pembuktian yang Allah berikan sudah cukup, maka Allah akan bertindak.

Satu2nya Allah yang benar yang bernama Yehuwa akan menggunakan Putranya Yesus Kristus untuk menjadi Raja dalam Pemerintahannya untuk melaksanakan maksud tujuanNya:

◆ Menghancurkan semua Kerajaan Manusia (Daniel 2:44)
◆ Memulihkan Kerajaan Allah dibumi (Matius 6:9-10)
◆ Dan menjadikan Firdaus seluas bumi - seperti tujuan Allah pada mulanya di Eden (Kejadian 1:28)


Janji Allah pasti akan menjadi kenyataan,

Yesaya 55:11
"Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: Ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi Ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya"


Setelah semua tugas telah dijalankan oleh Sang Raja Yesus Kristus dalam melaksanakan Penghukuman dan membawa manusia yang selamat menuju kesempurnaan dalam Pemerintahan Milenium Kristus 1.000 tahun, maka diakhir itu, Yesus akan serah terima kekuasaan, Yesus akan memberikan kembali Kerajaan itu kepada BapaNya - Yehuwa, Kerajaan Allah akan kembali sepenuhnya berada dalam kendali Allah menggenapi:


1 Korintus 15:24-25, 28 (TB)

24 Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia (Yesus) menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, (Yehuwa) sesudah Ia (Yesus) membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.

25 Karena Ia (Yesus) harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah (Yehuwa) meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.

28 Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia (Yehuwa), yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah (Yehuwa) menjadi semua di dalam semua.


Sharing & Pembinaan Kristiani - Rhefiyan War

Song's of God

Ini adalah lagu-lagu rohani yang enak untuk di dengar

Saat dalam kesulitan

Tak Terbatas KuasaMU

Love to Jesus

Belajar Lebih Bersyukur dari Grezia

Semoga Terhibur Dalam Tuhan, amin.




Kisah Para Rasul Kristus

Kisah selengkapnya untuk kematian para rasul Yesus dan cuplikan kisahnya saya sertakan di akhir artikel ini.




Sejarah meninggalnya 13 rasul Tuhan Yesus Kristus ( Matius, Markus, Lukas, Yohanes, Petrus, Yakobus saudara tiri Tuhan Yesus, Yakobus anak Zebedeus, Bartolomeus, Andreas, Thomas, Yudas saudara Tuhan Yesus, Matias pengganti Yudas Iskariot, Paulus) merupakan bagian dari sejarah gereja yang perlu diketahui orang Kristen, supaya lewat hal tersebut kita semua beroleh kekuatan dan penghiburan untuk menghadapi setiap kesulitan hidup ini.


Salah satu sumber yang turut memberikan informasi tentang sejarah meninggalnya para rasul dari Tuhan Yesus adalah Eusebius. Ia menulis buku tentang sejarah meninggalnya para rasul di tahun 325 yang berjudul: “Rasul dan murid dari Juruselamat telah menyebarkan dan mengkotbahkan Injil ke seluruh dunia” . Tulisan ini telah ditelusuri dan diselidiki ulang untuk membuktikan akan kebenaran dari tulisan tersebut oleh penulis sejarah gereja ternama, yaitu: Mr. Schumacher.
Berikut ini sejarah meninggalnya para rasul Tuhan Yesus Kristus:
Matius meninggal dunia, karena disiksa dan dibunuh dengan pedang di Etiopia.
Markus meninggal dunia di Alexandria (Mesir), setelah badannya diseret hidup-hidup dengan kuda melalui jalan-jalan yang penuh batu sampai ia menemukan ajalnya.
Lukas mati digantung di Yunani, setelah ia berkhotbah di sana kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan.
Yohanes direbus atau lebih tepatnya digoreng di dalam bak minyak mendidih di Roma, tetapi karena Tuhan masih ingin memakai Yohanes lebih jauh, maka keajaiban terjadi sehingga walaupun ia telah digoreng hidup-hidup ia bisa hidup terus. Tetapi akhirnya ia dibuang dan diasingkan ke pulau Patmos untuk kerja paksa di tambang batubara disana. Pada saat ia berada di sana, ia mendapatkan wahyu sehingga ia bisa menulis Kitab Wahyu. Kemudian ia dibebaskan dan akhirnya kembali dan menjadi Uskup di Edessa (Turki). Ia adalah satu-satunya Rasul yang bisa mencapai usia lanjut dan bisa meninggal dunia dengan tenang.
Petrus telah disalib dengan kepala di bawah. Menurut beberapa sumber, kayu salib untuk Petrus dipasang berbeda, yaitu secara huruf X ( Menurut saya pribadi, salib yang dipakai Petrus sama dengan punya Tuhan Yesus; hanya saja pola penyalibannya yang berbeda. Petrus disalib dengan posisi terbalik ). Model penyaliban Petrus sebenarnya dilakukan atas permohonannya sendiri. Hal tersebut dilakukan karena Petrus merasa tidak layak untuk mati dan disalib seperti Tuhan Yesus.

Yakobus saudara tiri dari Tuhan Yesus dan pemimpin gereja di Yerusalem, dilempar ke bawah dari puncak bubungan Bait Allah, di tempat yang sama dimana si setan dahulu membawa Tuhan Yesus untuk digoda. Ia meninggal dunia setelah dilempar dari tempat tinggi tersebut.
Yakobus anak Zebedeus adalah seorang nelayan dan ia adalah murid pertama yang dipanggil untuk ikut Tuhan Yesus, ia dipenggal kepalanya di Yerusalem. Pada saat-saat ia disiksapun, ia tidak pernah menyangkal Tuhan Yesus, bahkan ia berusaha untuk berkhotbah terus, bukan hanya kepada para tawanan lainnya saja, bahkan kepada orang yang menghukum dan menyiksa dia dengan kejamnya. Sehingga akhirnya orang Romawi yang menjadi penjaga dan penyiksa dia, bisa turut bertobat. Penjaga Romawi itu mendampingi Yakobus pada saat ia dihukum penggal, bukannya sekedar hanya untuk turut menyaksikannya saja, melainkan juga untuk turut dihukum dan dipenggal bersama dengan Yakobus. Pada saat ia mau menjalani hukuman mati, ia berlutut bersama di samping Yakobus, sambil berdoa, itu adalah doanya yang terakhir, sebelum ia mati dipenggal bersama Yakobus sebagai orang Kristen.
Bartolomeus yang lebih dikenal sebagai natanael ia menjadi misionaris di Asia, antara lain ia memberikan kesaksian di Turki. Ia meninggal dunia di Armenia setelah ia mendapat hukuman pukulan cambuk yang sedemikian kejamnya sehingga semua kulitnya menjadi hancur terlepas kebeset.
Andreas juga disalib seperti Petrus dengan cara X di Yunani. Sebelum ia meninggal, ia disiksa dengan hukum cambuk oleh tujuh tentara dan diikat di salib. Dengan cara demikian mereka bisa memperpanjang masa sakit dan masa siksaannya. Seorang pengikut Andreas yang turut menyaksikan hukuman Andreas menceritakan perkataan yang telah diucapkan oleh Andreas sebelum ia meninggal dunia: “Ternyata keinginan dan cita-cita saya bisa terkabul dimana saya bisa turut merasakan “happy hours” dengan disiksa dan disalib seperti Tuhan Yesus.” Bahkan pada saat ia disiksa pun tiada henti-hentinya ia berkhotbah terus, ia berkotbah terus dua hari sebelum ajalnya tiba. Berkotbah sambil dihukum cambuk.”
Rasul Thomas mati ditusuk oleh tombak di India.
Yudas saudaranya dari Tuhan Yesus dihukum mati dengan panah, karena ia tidak bersedia untuk mengingkari Tuhan Yesus.
Matias, rasul pengganti dari Yudas Iscariot mati dihukum rajam dan akhirnya dipenggal kepalanya.
Rasul Paulus disiksa dengan sangat kejam dan akhirnya dipenggal kepalanya oleh Kaiser Nero di Roma pada tahun 67. Rasul Paulus adalah rasul yang paling lama mengalami masa siksaan dipenjara. Kebanyakan surat-surat dari Rasul Paulus dibuat dan dikirim dari pernjara. 14. Disamping kisah para rasul yang ditulis oleh ahli sejarah Eusebius, ia juga menceritakan tentang seorang penginjil yang matanya dibakar sampai buta dengan catatan bahwa kalau ia buta, maka ia tidak akan bisa membaca Alkitab lagi dengan mana ia tidak akan bisa mengabarkan Injil lagi. Tetapi kenyataannya ia tetap mengambarkan Injil berdasarkan ayat-ayat yang telah dipelajari dan diingat sebelumnya.
Sumber:
1. Sejarah meninggalnya para rasul Yesus.
2. Kenapa rasul Yohanes mati dengan wajar?
3. Link gambar penyaliban rasul Petrus.

TAG POPULER